Hanura

Eusebio Ultimatum Srigala

AS Roma vs Atalanta 1-2

 SENIN, 08 JANUARI 2018 , 08:57:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Eusebio Ultimatum Srigala

Marten De Roon/Net

RMOL. AS Roma menjamu Atalanta di Stadion Olimpico, dalam laga lanjutan Seri A, yang berakhir kemarin pagi WIB. Tim tuan rumah dipaksa menelan pil pahit karena kalah dengan skor 1-2.
Atalanta mampu mencuri gol cepat ketika pertandin­gan baru memasuki menit 14. Umpan yang dilepaskan Josep Ilicic diselesaikan dengan baik oleh Andreas Cornelius.

Selang lima menit kemudian, Roma semakin dibuat terkejut. Atalanta menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah Marten de Roon mencetak gol.

Edin Dzeko memperkecil kekalahan timnya menit 56. Sayang Srigala Ibukota gagal menyamakan kedudukan, pada­hal tim tamu sudah main dengna 10 orang sejak menit akhir babak pertama menyusul pengusiran de Roon.

Menanggapi hal ini, pelatih Roma, Eusebio Di Francesco mengungkapkan faktor kekala­han timnya di markas sendiri. Awalnya para pemain Roma bermain baik di 10 menit awal.

"Kami memulai dengan baik dalam sepuluh menit pertama, tapi setelah Atalanta mencetak gol, kami terjatuh dan menjadi gugup," ujar Di Francesco.

"Kami tidak memiliki kara­kter saat kami memiliki bola, kami ingin segera menyingkir­kannya. Ini tidak harus terjadi karena kita klub sekelas Roma," tambahnya.

Pelatih 48 tahun itu menam­bahkan, Roma harus memiliki karakter dan kekuatan untuk bermain dengan strategi lebih baik. Dia mengaku sangat tidak senang melihat permainan skuat­nya di babak pertama.

"Para pemain harus memiliki karakter dan kekuatan untuk ber­main dengan cara tertentu. Saya sama sekali tidak senang dengan tim di babak pertama. Mereka tidak melakukan apa yang telah kami kerjakan," imbuhnya.

Roma main tanpa Radja Nainggolan. Pria keturunan Indonesia itu dihukum karena merokok dan mabuk saat berpes­ta di malam tahun baru, meski sudah minta maaf. Gelandang tangguh Belgia itu pun kemu­dian dicoret dari skuad Roma.

Nainggolan tampil impresif di Seri A musim ini setelah menc­etak dua gol dan mencipakan tiga assist dalam 15 penampilan. Di Francesco tak yakin Nainggolan bisa membantu Roma mengubah hasil pertandingan.

"Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi (kalau Nainggolan bermain), tapi saya ingin menunjukkan bahwa Radja juga bermain saat kami kalah di musim ini," kata pelatiih Roma Eusebio Di Francesco di Football Italia.

"Suit membuat keputusan yang berdasarkan kedisplinan, etika dan profesionalisme. Anda harus membuat pilihan-pilihan yang sulit di dalam hidup untuk melakukan tindakan yang benar dan dari pertandingan berikut­nya Radja akan lebih berse­mangat daripada sebelumnya," tambahnya.

Roma turun ke peringkat kelima klasemen sementara den­gan perolehan 39 poin hasil 19 pertandingan. Roma tertinggal satu angka dari rival sekotanya, Lazio di atasnya dan 11 poin dari Napoli di Capolista. ***


Komentar Pembaca
Kirab Pemuda Bukittinggi Hadirkan Seni Musik Berbudaya
Raikonen Hijrah ke Sauber

Raikonen Hijrah ke Sauber

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018

Lawan Perseru, Bhayangkara FC <i>On Fire</i>

Lawan Perseru, Bhayangkara FC On Fire

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

<i>The Doctor</i> Soroti Timnya

The Doctor Soroti Timnya

RABU, 12 SEPTEMBER 2018

Bonus Batal Ditambah, Atlet DKI Bisa Kabur

Bonus Batal Ditambah, Atlet DKI Bisa Kabur

SELASA, 11 SEPTEMBER 2018

Serdadu Tridatu Lumat Persela 3-2

Serdadu Tridatu Lumat Persela 3-2

SELASA, 11 SEPTEMBER 2018

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?
Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

Eks Politikus Gerindra Dukung Jokowi-Ma\'ruf

, 19 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Ratusan Mahasiswa Bergerak Ke Istana Tuntut Presiden Jokowi Turun Tahta
Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

Peluncuran Tagar #2019TetapPancasila

, 13 SEPTEMBER 2018 , 16:15:00

HMI Demo Jokowi

HMI Demo Jokowi

, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:12:00