Hanura

Freeport Angkat Sepak Bola Mutiara Hitam Ke Pentas Dunia

 SABTU, 07 APRIL 2018 , 02:16:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Freeport Angkat Sepak Bola Mutiara Hitam Ke Pentas Dunia

Coaching Clinic Persipura/Net

RMOL. PT Freeport Indonesia mewujudkan mimpi 36 anak dari tiga Sekolah Sepak Bola (SSB) di Timika yaitu Mimika United, Timika Putra dan Timika Jaya Utama berlatih bersama tim juara Liga Indonesia Persipura.
Coaching clinic dilakukan dalam rangkaian acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sponsorship antara Freeport dengan Persipura yang memberikan dukungan sebesar Rp 9 miliar serta tambahan bonus Rp 1 miliar bila Persipura meraih trofi liga.

Dalam acara yang digelar di Kuala Kencana, Timika, Persipura memboyong pasukan lengkapnya beserta sang pelatih Richard Butler. Pemain-pemain utama Persipura nampak antusias berpartisipasi

"Saya kaget dan senang sekali saat melihat Boaz (Solossa) dan tim Persipura sampai ke lapangan. Boaz idola saya dan teman-teman. Saya suka nonton Boaz di televisi, rasanya seperti mimpi bisa dilatih Boaz," ujar salahsatu peserta coaching clinic Kenard Wamafma, Jumat (6/4).

Kenard bercerita pengalamannya dilatih langsung oleh Boaz dan anggota Tim Persipura lainnya. Dia bercerita, bersama teman-temannya dilatih cara menyerang dan bertahan.

Kapten Persipura Boaz Solossa serta rekan-rekannya satu tim juga sangat menikmati kesempatan melatih dan bermain bersama para siswa SSB dalam acara coaching clinic tersebut. Dalam berbagai kesempatan terlihat mereka tertawa bersama dan sesekali serius menjelaskan teknik permainan.

"Saya rasa acara coaching clinic ini sungguh menyenangkan. Bermain sepak bola bersama anak-anak SSB sekaligus melatih mereka membuat saya menjadi lebih bahagia. Saya sangat tersentuh ketika mengetahui bahwa mereka sangat cinta dengan Persipura. Saya jadi makin bersemangat untuk bermain di Persipura sekaligus meraih kembali juara kompetisi tahun ini," papar Boaz.

Penyerang Persipura itu juga mengaku terkesan dengan semangat dan kemampuan para peserta memainkan si kulit bundar. Menurut Boaz, anak-anak tersebut cukup berbakat.

"Menjadi pemain sepak bola profesional butuh persiapan dan latihan panjang. Tentu saja ini bukan proses singkat di mana dalam satu atau dua tahun lalu langsung jadi. Bila pembinaan dilakukan sejak usia dini, maka anak dapat lebih menguasai teknik bermain bola yang baik. Keterampilan mereka akan menunjang proses menuju pemain sepak bola profesional," jelas pelatih Persipura Peter Butler.

Pelatih berkebangsaan Inggris itu juga menekankan bahwa dalam sepak bola anak ikut dilatih untuk bekerja sama dan saling menghormati. Nilai-nilai itu penting bagi kehidupan mereka nanti saat beranjak dewasa.

EVP Human Resources Freeport Indonesia Achmad Ardianto menambahkan bahwa pembinaan kepada anak-anak yang diwujudkan melalui sepak bola merupakan investasi untuk masa depan. Menurutnya, aktivitas ini adalah peran serta Freeport dalam pengembangan bibit pesepakbola handal dari Tanah Papua.

"Freeport Indonesia menegaskan komitmennya dalam dukungan melalui kegiatan coaching clinic sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan bibit-bibit muda olah raga sepak bola, khususnya di Kabupaten Mimika. Dalam kegiatan coaching clinic ini, para pemain Persipura berbagi pengalaman dan ilmu mereka serta teknik bermain bola kepada para peminat muda olah raga sepak bola di Timika," ujar pria yang akrab disapa Didi ini.

Selain pembinaan pesepakbola usia dini, Freeport juga melakukan dukungan langsung untuk kesuksesan Persipura di kompetisi nasional. Dukungan diwujudkan melalui sponsor resmi pada Persipura untuk berlaga dalam musim kompetisi 2018.

"Dukungan Freeport untuk Persipura totalnya mencapai Rp 10 miliar, dengan rincian Rp 9 miliar untuk satu musim kompetisi liga satu dan satu periode turnamen piala tingkat nasional, serta komitmen tambahan bonus Rp 1 miliar bila Persipura mampu menjadi juara liga satu," terang Didi.

Lanjutnya, komitmen Freeport dalam mendukung Persipura merupakan komitmen perusahaan dalam berkontribusi memajukan Papua secara keseluruhan.

"Kita ingin Persipura dapat menjadi aset kebanggaan Papua serta mampu mengharumkan Papua di mata NKRI. Tidak hanya itu, dukungan untuk Persipura ini diharapkan mampu membawa nama Papua ke mata dunia," demikian Didi. [ian]


Komentar Pembaca
Gagal Di Sachsering, Lorenzo Keluhkan Ban
Sampaoli Dipecat, 'Si Tangan Tuhan' Tawarkan Diri
CR7 Jadi Magnet

CR7 Jadi Magnet

SELASA, 17 JULI 2018

Mbappe Bawa Era Baru

Mbappe Bawa Era Baru

SELASA, 17 JULI 2018

Pembuktian Diri Harry Kane

Pembuktian Diri Harry Kane

SELASA, 17 JULI 2018

Tahan Diri Untuk Tidak Politisasi Kemenangan Zohri
Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

, 16 JULI 2018 , 13:00:00

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

Istana Kaget Airlangga Bertemu SBY

, 11 JULI 2018 , 19:24:00

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

Rizal Ramli Dukung Penghapusan PT

, 09 JULI 2018 , 17:10:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00