Hanura

Penyerapan Anggaran Asian Games Masih Minim

 JUM'AT, 03 NOVEMBER 2017 , 07:16:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Penyerapan Anggaran Asian Games Masih Minim

Ilustrasi/Net

RMOL. Gelaran Asian Games 2018 tinggal 10 bulan lagi. Namun penyerapan anggaran untuk pengadaan barang dan jasa dari Inasgoc masih minim. Dana yang terpakai baru sekitar 14 persen dari seluruh anggaran Rp 2 triliun untuk pengadaan.
Penegasan ini disampaikan koordinator pengadaan barang dan jasa Inasgoc Listianto kepada wartawan di Jakarta, Kamis malam (2/11).

Menurut dia, untuk memudahkan pengadaan barang kebutuhan Asian Games, Inasgoc diberi kemudahan dengan pengecualian dari Perpres Nomor 54. Di mana Inasgoc dapat mencairkan anggaran dengan memenuhi tiga syarat.

"Tiga syarat tersebut adalah ada dana, kebutuhan, dan penyedia barang. Kalau sudah terpenuhi ketiga unsur tersebut, tidak ada alasan untuk tidak mencairkan anggaran guna melaksanakan pengadaan barang," kata Listianto.

Namun begitu, tegas dia, Inasgoc tidak boleh membuat perjanjian dengan pihak manapun kalau belum tersedia dana untuk kegiatannya. Inasgoc juga tidak boleh melanggar batas tahun atau kegiatan multiyear.

Lebih jauh Listianto mengatakan, dalam menjalankan tugas-tugas pengadaan ada pejabat pembuat komitmen (PPK) yang terlibat di dalamnya. Ia mengharapkan PPK bisa bekerja dengan baik tanpa adanya tekanan.

"Dalam mengelola anggaran pengadaan kita tetap berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Lembaga Pengelola Dana Usaha Keolahragaan (LPDUK). Mana yang bisa dilakukan dengan tunjuk langsung dan mana yang harus melalui lelang. Bila anggarannya masih di bawah Rp 400 juta, maka itu akan dilakukan dengan penunjukan langsung. Tapi lebih dari itu harus lewat lelang," ucapnya.

Listianto menerangkan, bidangnya harus melakukan sedikit akrobatik dalam pengadaan barang. Pasalnya, waktu yang tersisa sudah semakin dekat, namun barang yang dibutuhkan belum sampai. Padahal Februari 2018 test event sudah harus dilakukan di beberapa venue pertandingan.

"Ini memang membuat kita sedikit berakrobatik dalam penyediaan barang. Tapi bukan sulap ya, beda antara akrobatik dan sulap. Kalau sulap kan ada tipu-tipunya," tegas Lintianto yang berasal dari kesatuan TNI AL ini.[wid]



Komentar Pembaca
Dua Wakil Garuda Gugur Lebih Awal

Dua Wakil Garuda Gugur Lebih Awal

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Peran Penting Alisson Becker

Peran Penting Alisson Becker

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Koni Pertama Lolos 16 Besar

Koni Pertama Lolos 16 Besar

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Yamaha & Rossi Tak Mudah Lekang

Yamaha & Rossi Tak Mudah Lekang

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Menpora Surati Presiden OCA, Memprotes Keputusan Federasi Angkat Berat Asia
Pilih Fokus Ke Serie A

Pilih Fokus Ke Serie A

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

, 22 FEBRUARI 2018 , 11:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00

RR Dikawal Cakra Buana

RR Dikawal Cakra Buana

, 16 FEBRUARI 2018 , 13:26:00