Kevin/Marcus Obati Luka Indonesia

Jepang Terbuka Super Series

Olahraga  SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 10:23:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kevin/Marcus Obati Luka Indonesia

Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideons/Net

RMOL. Indonesia akhirnya mere­but satu gelar dari ganda pu­tra Jepang Terbuka Super Series kemarin. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon membawa pulang gelar atas ganda tuan rumah.
Menghadapi Takuto Inoue dan Yuki Kaneko di Tokyo Metropolitan Gymnasium, ke­marin, Kevin/Marcus menang 21-12 dan 21-15 dalam tempo 30 menit. Pasangan unggulan ketiga ini tampil dominan di kedua gim, selalu memimpin sejak awal dan tak tersentuh oleh ganda Jepang tersebut.

Marcus mengaku tak me­nyangka bakal menang dengan relatif mudah, apalagi sang la­wan bermain di rumah sendiri. Dia menduga Inoue/Kaneko merasakan gugup.

"Saya tidak menyangka akan menang mudah. Saya pikir akan ramai. Karena kemarin-kemarin mereka mainnya bagus dan safe, defendnya juga nggak gampang mati. Mungkin mereka juga agak nervous, jadi agak terburu-buru," kata Marcus dalam rilis yang diterima Rakyat Merdeka.

"Secara keseluruhan kami main cukup bagus. Mungkin awal-awal sempat kurang menguasai lapangan. Karena shut­tlecock-nya juga beda dari Korea Open kemarin. Tapi setelah itu sudah enak mainnya dan lebih menguasai lapangan," kata Marcus mengenai laganya di Jepang kali ini.

Gelar juara di Jepang ini mem­buat Kevin/Marcus mendapatkan titel juara keempat sepanjang tahun 2017. Sebelumnya mereka juara di All England, India Terbuka Super Series, dan Malaysia Terbuka Super Series Premier.

"Kalau saya pribadi secara keseluruhan cukup puas dengan permainan kami. Terutama semifinal dan final. Saya merasa cukup enjoy dan nyaman main di Jepang kali ini," ungkap Kevin.

Kevin/Marcus sendiri meru­pakan satu-satunya wakil Indonesia di final turnamen ini. Gelar turnamen Jepang Terbuka 2017 tersebar merata ke lima negara, yakni Tiongkok, Denmark, Indonesia, Spanyol, dan tuan rumah, Jepang.

Publik tuan rumah bersorak paling dulu setelah pasangan ganda putri nomor satu dun­ia, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, mengalahkan Kim Ha-na/Kong Hee-yong (Korea Selatan). Dilansir dari Tournament Software, Matsutomo/Takahashi cuma butuh 56 menit untuk menundukkan Kim/Kong dengan skor 21-18, 21-16.

Jepang sebetulnya berpe­luang menambah dua gelar melalui pasangan Takuto Inoue/ Yuki Kaneko (ganda putra) dan Takuro Hoki/Sayaka Hirota (ganda campuran). Mereka men­jadi finalis.

Namun, kedua pasangan terse­but gagal menuai kemenangan. Inoue/Kaneko kalah dari duet Marcus /Kevin, sedangkan Hoki/Hirota tumbang di tangan Wang Yilyu/Huang Dongping (Tiongkok).

Dua gelar dari sektor tunggal akhirnya menjadi milik Spanyol dan Denmark. Spanyol memba­wa pulang satu gelar dari Jepang Terbuka 2017 berkat kemenan­gan Carolina Marin (tunggal putri) atas sang juara bertahan, He Bingjiao (Tiongkok), dengan skor 23-21, 21-12.

Adapun Denmark mendapat satu titel melalui pemain tunggal putra Viktor Axelsen. Pemain yang menjadi unggulan ketiga ini naik ke podium kampiun setelah mengalahkan Lee Chong Wei (Malaysia) melalui rubber game. ***


Komentar Pembaca
Galacticos Cari Momentum

Galacticos Cari Momentum

RABU, 13 DESEMBER 2017

Rem Buat Citizen?

Rem Buat Citizen?

RABU, 13 DESEMBER 2017

Jangan Rombak Pakem 4-3-3

Jangan Rombak Pakem 4-3-3

RABU, 13 DESEMBER 2017

Putra U19 PB Djarum Juara Superliga Junior 2017
Konsentrasi Spurs Bisa Terpecah Belah

Konsentrasi Spurs Bisa Terpecah Belah

SENIN, 11 DESEMBER 2017

Jebolan Madrid Jadi Aktor

Jebolan Madrid Jadi Aktor

SENIN, 11 DESEMBER 2017

Romo Franz Magnis Suseno - Ibu Theresa (Part 4)
Romo Franz Magnis Suseno - Sri Paus Fransiskus (Part 3)
Nekat Terobos Busway

Nekat Terobos Busway

, 10 DESEMBER 2017 , 00:42:00

Membaca <i>Moeslim Choice</i>

Membaca Moeslim Choice

, 10 DESEMBER 2017 , 11:37:00

Aktivis Komtak Dukung Palestina

Aktivis Komtak Dukung Palestina

, 10 DESEMBER 2017 , 11:15:00

Pak Amien Dan Kecebong

Pak Amien Dan Kecebong

Menuju Peradaban10 Desember 2017 18:25

Penanganan Banjir Era Anies Lebih Keren Dari Era Ahok
Jago Selfie Nekat Dari China Dipastikan Tewas
Parisadha Hindu Darma Indonesia: Penolakan Ustadz Somad Di Bali Bukan Soal Agama
Pencalonan Titiek Soeharto Mentok di Jokowi

Pencalonan Titiek Soeharto Mentok di Jokowi

Politik11 Desember 2017 04:03