Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

Robek Otot Paha, Sharapova Absen

Jelang Wimbledon

Olahraga  SENIN, 12 JUNI 2017 , 10:17:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Robek Otot Paha, Sharapova Absen

Maria Sharapova/Net

RMOL. Bekas ratu tenis dunia Maria Sharapova belum sembuh dari cedera. Alhasil Sharapova pun mesti melewatkan turnamen lapangan rumput, termasuk Wimbledon.
Petenis Rusia itu menderita cedera otot paha saat mengikuti turnamen di Roma, Italia bulan lalu. Padahal, Sharapova dijad­walkan untuk tampil di turna­men pemanasan Wimbledon di Birmingham.

Sharapova sendiri mesti me­mulai Wimbledon dari babak kualifikasi karena peringkat yang masih rendah. Namun, keinginan Sharapova untuk naik panggung di turnamen Grand Slam pertamanya di 2017 mesti ditunda.

"Setelah melakukan pemindaian lanjutan, robekan otot yang kualami di Roma tidak mem­biarkan diriku bertanding di turnamen-turnamen lapangan rumput," tulis Sharapova di laman Facebook-nya, yang di­lansir Sky Sports.

"Aku ingin berterima kasih kepada LTA (Otoritas Tenis Britania Raya) atas dukungan mer­eka yang menakjubkan terhadap comeback-ku dan memberikan wildcard di Birmingham, turna­men yang kuharap akan dihadiri banyak penonton. Aku menanti­kan pertemuan kembali dengan kalian pada tahun depan."

Dengan demikian, Sharapova baru akan meneruskan come­back-nya dari skandal doping di musim lapangan keras. Sharapova akan kembali mengayun raket di Stanford, akhir Juli. "Aku akan meneruskan proses penyembuhan cedera ini dan turnamenku selan­jutnya adalah Stanford," demikian Sharapova.

Absennya Sharapova di musim lapangan rumput mengancam partisipasinya di AS Terbuka. Petenis berusia 30 tahun itu tidak memenuhi syarat untuk ke AS Terbuka secara langsung seh­ingga mesti kembali bergantung pada wildcard.

Sementara itu Jelena Ostapenko mengukir sejarah di Prancis Terbuka. Dia sukses men­jadi juara setelah mengalahkan Simona Halep 4-6, 6-4, 6-3 di final Roland Garros kemarin malam WIB.

Sebelumnya Jelena merupakan petenis yang tidak diunggul­kan. Pasalnya, ranking keduanya sangat jauh berbeda. Jelena hanya duduk di posisi 47 dunia, sedangkan Halep petenis tiga besar dunia. Terlebih Jelena merupakan petenis non-unggu­lan pertama yang lolos ke final tunggal putri Prancis Terbuka dalam 34 tahun terakhir.

Terakhir kali, petenis putri nonunggulan melaju ke partai puncak Roland Garros terjadi pada 1983. Kala itu, di final Mima Jausovec kalah dari Chris Evert di final tunggal putri Prancis terbuka pada 1983. "Saya tak percaya bisa juara di Roland Garros di usia 20 tahun. Saya senang sekali berada di sini," kata Jelena seperti dikutip telegraph.

Jelena pernah menyabet gelar Wimbledon junior dan meraih 7 gelar ITF. Petenis yang berpostur 177 sentimeter itu mulai terjun ke kejuaraan profesional pada tahun 2014. Gelar juara yang direngkuhnya, merupakan kado terindah yang didapatnya, meng­ingat Kamis lalu Jelena genap berusia 20 tahun.  ***
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Said Aqil Cocok Gantikan Menteri Agama
Pesan SBY Untuk AHY

Pesan SBY Untuk AHY

, 24 JUNI 2017 , 10:00:00

Rencanakan Serang Masjidil Haram

Rencanakan Serang Masjidil Haram

, 24 JUNI 2017 , 17:41:00

Putin Diguyur Hujan

Putin Diguyur Hujan

, 23 JUNI 2017 , 14:44:00

Posko Lebaran Telkom

Posko Lebaran Telkom

, 24 JUNI 2017 , 01:22:00