Hanura

Dibalut Pesimis

Sevilla vs Granada

 JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 10:25:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dibalut Pesimis

Jorge Sampaoli/Net


Bila dibandingkan dengan kondisi tiga pesaingnya Real Madrid, Barcelona dan Atletico Madrid, Sevilla semakin sulit bersaing. "Kami semakin sulit menjuara La Liga. Kini kami harus melihat peluang untuk bisa lolos langsung ke Liga Champions," kata Sampaoli.

Sialnya, sikap pesimisme itu masih membalut Sevilla saat menjamu Granada di pekan ke-33, di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu (22/4). "Kami harus mencari solusi mengem­balikan Sevilla seperti semula saat menghadapi Granada," ujarnya.

Tapi kondisi serupa juga dialami Granada. Sang pelatih, Tony Adams menjalani debut buruk saat timnya, kalah 3-0 di kandang atas Celta Vigo yang memainkan tim cadangannya, pada pekan lalu. Ini juga men­jadi laga yang tak mudah di sini dan sulit untuk melihat akhir pekan ini selain kemenangan kandang meyakinkan untuk Sevilla. Tim muda Granada tampak tak punya kedalam skuat musim ini, yang tentunya membuat pekerjaan semakin berat untuk mantan legenda Arsenal dan Inggris ini.

Granada kini tujuh poin dari zona aman dengan hanya enam pertandingan lagi. Mereka hanya mengambil satu poin dari 7 laga terakhir untuk melihat nasib mereka yang sepertinya akan terdegradasi.

Mereka memiliki masalah di kedua ujung lapangan. Granada mencatat rekor mencetak gol terburuk kedua di La Liga den­gan hanya 0,84 per game dan rekor pertahanan terburuk kedua dengan 2,13 gol per game ke­bobolan.

Kemenangan Granada 4-1 di kandang pada akhir musim lalu datang saat Sevilla berfokus meraih gelar Liga Eropa. Kini situasinya berbeda, dimana anak asuh Sampaoli kini tertarik untuk mengamankan finish empat besar dan tempat di Liga Champions lagi musim depan.

Mereka memang tidak da­lam kondisi on fire seperti di awal musim tapi dua laga tera­khir lebih baik dan kami me­lihat mereka kembali bermain menyerang saat mengalahkan Depor 4-2 dalam pertandingan kandang mereka belum lama ini. Dengan rasio 73 persen menang di kandang dan 1,93 gol per pertandingan kandang rata-rata. Mereka tidak memiliki striker yang benar-benar produktif tetapi banyak pemain yang bisa mencetak gol.

Jovetic atau Ben Yadder akan memimpin lini depan tuan ru­mah dengan dukunga Sarabia dan Correa di kedua sayap sementara Krane dan N'Zonzi akan menggalang lini tengah. Sedangkan tim tamu punya Kravets di lini depan dengan dukungan trio, Carcela, Wakaso, dan Andreas Pereira sedang Agbo dan Estupinan akan ber­tarung di lini tengah. ***


Komentar Pembaca
Optimisme Melambung

Optimisme Melambung

JUM'AT, 22 JUNI 2018

Tim Melli Siap Menderita

Tim Melli Siap Menderita

JUM'AT, 22 JUNI 2018

Burger King Panen Kecaman

Burger King Panen Kecaman

JUM'AT, 22 JUNI 2018

Ini Cara Kroasia Lumpuhkan Argentina
The Socceroos Cambuk

The Socceroos Cambuk

KAMIS, 21 JUNI 2018

Les Bleus Santap Keju & Yoghurt

Les Bleus Santap Keju & Yoghurt

KAMIS, 21 JUNI 2018

Haul Bung Karno Di Blitar Sudah Dipolitisasi
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00

Kebersamaan Di Hari Raya

Kebersamaan Di Hari Raya

, 15 JUNI 2018 , 08:43:00