Hanura

Daihatsu Astec Open Siap Bergulir Di 6 Kota

 SELASA, 04 APRIL 2017 , 10:10:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

RMOL. Setelah meraih sukses pada penyelenggaraan tahun lalu, ajang bulutangkis bertajuk Daihatsu Astec Open 2017 siap bergulir lagi.
Dengan ketentuan yang sedikit berbeda, penyelenggaraan tahun ini diyakini akan memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain-pemain daerah muncul ke permukaan.

Sama seperti penyelenggaraan tahun lalu, pentas Daihatsu Astec Open 2017 juga akan menyapa para pemain yang berada di enam kota di Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, serta Jawa. Puncak dari rangkaian kegiatan tersebut akan berakhir di Jakarta.

Agenda pertama Daihatsu Astec Open 2017 akan dimulai dari Seri I di Pekanbaru (Riau) pada tanggal 4-8 April, berlanjut Seri II di Bandarlampung (Lampung) pada 24-28 April. Memasuki Seri III bergeser ke wilayah Kalimantan di Balikpapan (Kaltim) pada 16-20 Mei.

Istirahat sejenak terkait dengan bulan Ramadhan, pentas Daihatsu Astec Open 2017 baru akan bergulir lagi selepas libur Idul Fitri dengan memasuki wilayah Sulawesi. Makassar akan menjadi tuan rumah Seri IV pada 12-15 Juli.

Dari Sulawesi, pentas berikutnya memasuki Pulau Jawa yang dimulai dari kota sejuk Malang (Jatim) sebagai tuan rumah Seri V pada 25-29 Juli. Berikutnya bergeser ke kota lumpia Semarang sebagai tuan rumah Seri VI yang merupakan babak penyisihan terakhir pada 16-19 Agustus.

Puncak kegiatan Daihatsu Astec Open 2017 akan mencapai klimaksnya di babak grand final di Jakarta pada 18-24 September.

Turnamen bulutangkis yang merupakan kolaborasi antara apparel bulutangkis Astec milik pengantin Olimpiade Barcelona 1992, Alan Budikusuma dan Susy Susanti bersama Daihatsu ini memang menjadi salah satu event yang ditunggu oleh pemain-pemain di daerah.

"Hal itu bisa dimaklumi karena memang masih minimnya kegiatan-kegiatan yang dilakukan di daerah. Tidak heran, event ini selalu disambut antusias oleh para pemain di daerah," ujar Alan Budikusuma.

Lanjut Alan, demi meratakan pembinaan pihaknya juga mengubah beberapa kota yang dipercaya sebagai tuan rumah walau tidak seluruhnya. Misalnya, di wilayah Sumatra, jika tahun lalu digelar di Medan dan Palembang, untuk tahun ini bergeser ke Pekanbaru dan Bandarlampung.

"Kami melihat di Riau dan Lampung juga memiliki sentra-sentra pembinaan bulutangkis yang cukup baik. Karena itu demi pemerataan kami memberikan kesempatan kepada Riau dan Lampung," jelas Alan.

Begitu pula untuk kawasan Jawa Timur, jika tahun lalu dimainkan di Surabaya, kini bergeser sedikit ke Malang. Sementara untuk kota-kota lainnya tetap dipertahankan dengan berbagai pertimbangan.

Sama seperti penyelenggaraan tahun lalu, Alan pun menargetkan di masing-masing seri akan mampu menyedot rata-rata 500 peserta. Sedangkan untuk di seri terakhir di Jakarta bisa dua kali lipatnya.

"Kalau di daerah memang masih minim sarana pertandingannya. Jadi kalau dipaksakan lebih dari 500 peserta risikonya pertandingan akan berlangsung hingga tengah malam. Hal ini tentu tidak bagus juga bagi para peserta," tukas Alan.[wid]

Komentar Pembaca
Dua Wakil Garuda Gugur Lebih Awal

Dua Wakil Garuda Gugur Lebih Awal

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Peran Penting Alisson Becker

Peran Penting Alisson Becker

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Koni Pertama Lolos 16 Besar

Koni Pertama Lolos 16 Besar

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Yamaha & Rossi Tak Mudah Lekang

Yamaha & Rossi Tak Mudah Lekang

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Menpora Surati Presiden OCA, Memprotes Keputusan Federasi Angkat Berat Asia
Pilih Fokus Ke Serie A

Pilih Fokus Ke Serie A

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

, 22 FEBRUARI 2018 , 11:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00

RR Dikawal Cakra Buana

RR Dikawal Cakra Buana

, 16 FEBRUARI 2018 , 13:26:00